Kutipan Teks Slokantara 2

Standar

Kalinganya, ikang dadi wwang ngaranya, tan hana luputa ring doṣa, yāwat ikang wwang inalĕma guṇa dening loka, hana ika calanya, dening padanya wwang, yadnyan sugiha, pira wruhanya mangaji, pira lituhayunaning rūpanya, yaya nika cinalan dening padanya janma, sang kṣepanya, tan hana juga manulus, tan pacalaha, kadyangga nikang kembang padma, inucap pawitra tĕmĕn ika, arah aparan tan yan cinalan, agatĕl, ling nikang loka.
Terjemahan :
Pada hakikatnya orang yang menjelma menjadi manusia, tidak ada yan luput dari kesalahan, walaupun orang itu dipuji oleh masyarakat, tentu ada saja celanya, karena dia lahir sebagai manusia, walaupun orang itu kaya, seberapapun kepandaiannya dalam ilmu pengetahuan, seberapapun kecantikan wajahnya, tetap ada celannya karena lahir sebagai manusia, kesimpulannya, tidak ada yang mulus tanpa cela, ibarat bunga seroja, sudah terkenal kesuciannya, apanya yang cacat?, tangkainya yang gatal, demikian orag menyebutkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s